Kamis, 14 Desember 2017

Kecil Tak Berarti Sumpek

E-mail Cetak PDF

(BeritaBangunan) Adalah kerinduan setiap keluarga untuk memiliki rumah yang luas. Apalagi keluarga dengan jumlah anggotanya cukup banyak. Dengan tingkat kepadatan yang bisa dibilang super ketat seperti Jakarta saat ini, berada di dalam rumah yang kecil serasa menyesakan dada.

Karena itu jika kita bermimpi memiliki rumah besar dengan halaman yang luas adalah sebuah kewajaran. Jika ada uang, kenapa tidak? Tapi jika kita hanya “dikaruniai” rumah kecil jangan kecil hati, syukuri rahmat itu. Karena yang kecil belum tentu menyesakkan. Asalkan kita pandai menatanya.

Kita hanya perlu memanfaatkan lahan semaksimal mungkin karena itulah cara yang paling kerap ditemui, terutama di lahan terbatas, guna memenuhi kebutuhan ruang. Pada rumah yang kecil, kerap kali kita mengorbankan sirkulasi udara dan cahaya yang membuat interior rumah malah terlihat lebih gelap dan sumpek. Padahal jika kita siasati dengan tepat, kebutuhan untuk mendapatkan udara yang baik pun tetap terpenuhi.

Caranya?Ya, siasati tata ruang.

1. Buat bukaan jendela berukuran besar hampir sama dengan pintu, dengan cara terbuka ke arah luar. Cara ini akan lebih memudahkan udara untuk masuk ke dalam rumah apalagi arah bukaannya disesuaikan dengan arah datangnya angin.

2. Sisakan lahan untuk taman. Meski kecil, kehadiran taman dapat mensuplai sinar matahari dan sirkulasi udara dengan maksimal. Jika memungkinkan buatlah pemisah antara eksterior dan interior rumah Anda dengan pintu kaca yang terbuka dengan cara digeser guna menghemat tempat. Pintu kaca tersebut akan membuat pandangan mata seakan tidak terbatas pada partisi masif yang akan menjadikan rumah terlihat lebih luas. Taman ini ada baiknya ditata seperti layaknya bagian dari interior rumah. Misalnya dengan menjadikannya ruang makan.

 



Kabarkan teman anda..
 

CetakCepat.Net @BeritaBangunan