Kamis, 14 Desember 2017

Djan Faridz: Tabung Rp50.000 Per Bulan Bisa Punya Rumah Rp95 Juta

E-mail Cetak PDF

(BeritaBangunan) Sebagai karyawan dengan gaji Rp2 juta per bulan, Anda mungkin tidak pernah membayangkan akan memiliki rumah pribadi, sesederhana apapun rumah itu.

Namun kini, dengan gaji sekecil itu, asal Anda bisa sisihkan Rp50.000 saja sebulan, Anda bisa mendapatkan rumah dengan herga Rp95 juta.

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengusulkan iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sebesar 2,5 persen. Sehingga dengan gaji Rp2 juta per bulan, pekerja bisa menyisihkan pendapatannya Rp50 ribu per bulan untuk mendapat rumah sederhana seharga Rp95 juta.

Namun, Djan Faridz menyatakan pihaknya masih belum sepemikiran dengan DPR terkait besaran iuran. Pasalnya, pemerintah mengusulkan 1-5 persen dipotong setiap bulan dari gaji secara sukarela. Sementara itu, DPR mengusulkan potongan tabungan perumahan sebesar 2,5 persen dan wajib bagi semua pekerja.

Lebih lanjut dia mengatakan, iuran Tapera tersebut akan digunakan sebagai modal awal untuk membangun rumah seharga Rp95 juta, dan pekerja sudah dapat memiliki rumah tersebut sejak awal menyetor cicilan. Sehingga, pemerintah berharap pekerja Indonesia dapat memiliki rumah murah dengan harga Rp 95 juta yang akan dibangun dengan modal awal dari tabungan tersebut.

"Semenjak dia menabung, maka dia berhak mendapatkan rumah. Nanti cicilannya ditambah dari penerimaan mereka yang lain. Misal, tabungan Rp50 ribu selama 30 tahun jadi Rp18 juta, ini yang digunakan, misalnya untuk DP, sisanya bisa dicicil lagi dari penerimaannya yang lain, dari gaji istri atau hasil lemburan," jelasnya.(okezone.com)



Kabarkan teman anda..
 

CetakCepat.Net @BeritaBangunan