Rabu, 13 Desember 2017

Bikin Septic Tank: Ini Syaratnya

E-mail Cetak PDF

(BeritaBangunan) Septic tank adalah salah satu bagian penting dari rumah yang pembuatannya harus memenuhi standar. Memang, sudah ada Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait pembuatan septic tank yang mencakup sistem, ukuran, dan prosedur pembuatannya.

Tapi tidak semua orang memahami standar dalam pembuatan penampung buangan untuk seisi rumah ini. Seturut syarat SNI, ukuran septic tank ditetapkan berdasarkan jumlah penghuni rumah.

Rumah dengan lima penghuni, dibutuhkan septic tank dengan volume ruang basah 1,2m3, ruang lumpur 0,45m3, dan ruang ambang batas bebas 0,4m3. Atau dalam ukuran panjang, lebar, dan tinggi sebagai berikut: 1,6m, 0,8m, dan 1,6m. Dengan ukuran seperti ini, septic tank bisa bertahan selama 3 tahun tanpa pengurasan.

Yang penting untuk diperhatikan dalam pembuatan septic tank adalah kekuatan tangki. Tangki harus tahan terhadap asam, dan kedap air. Tidak boleh ada rembesan dari tangki, sehingga menimbulkan potensi pencemaran lingkungan. Tangki bisa dibuat dari batu kali, bata merah, batako, atau beton. Bisa juga menggunakan tangki dari keramik, pvc, plastik, atau besi.

Selain itu perlu diperhatikan pula jarak tangki dengan bangunan atau sumur karena sudah ada ketentuannya yakni 1,5m untuk jarak tangki ke bangunan, 10m untuk jarak tangki ke sumur air bersih, dan 5m untuk jarak tangki ke sumur resapan air hujan.

Soal kedalaman, septic tank SNI memiliki standar tersendiri dibanding yang lainnya terutama pada keberadaan bak pembagi dan bidang resapan. Pada septic tank biasa, air kotor langsung dibuang ke saluran pembuangan. Sementara pada septic tank SNI terdapat satu fasilitas tambahan yang berfungsi sebagai bak pembagi. Jadi jangan sembarangan bikin septic tank.



Kabarkan teman anda..
 

CetakCepat.Net @BeritaBangunan